Sejak diberlakukannya adaptasi kebiasaan baru atau disebut New Normal oleh pemerintah, istilah Staycation pun kembali booming di lapisan masyarakat. Menurut sebagian dari mereka kalau melakukan liburan adalah cara paling ampuh dalam meredakan stress atau trendnya disebut “healing”.
Staycation pada dasarnya adalah penggabungan dua kalimat diantaranya, stay dan cation. Stay diartikan sebagai tetap dan cation berasal dari penggalan kata vacation atau liburan. Kemudian kedua kalimat tersebut diterjemahkan secara luas oleh masyarakat dan kerap kali dikaitkan dalam berbagai aktivitas liburan.
Pentingnya Healing Staycation Untuk Kesehatan Mental
Di Indonesia sendiri, terlebih di kota-kota besar Staycation sangat populer sebagai liburan yang dilakukan dengan cara menetap atau tinggal di sebuah tempat, seperti hotel atau villa yang lokasinya tidak jauh dari rumah atau masih dalam satu kota yang sama. Kegiatan ini juga tentunya sering dihubungkan dengan dua alasan cerdik, yakni keterbatasan waktu liburan dan sebagai obat kejenuhan yang dapat dilakukan kapan saja.
Adapun beberapa alasan kenapa Staycation selalu jadi pilihan banyak orang dalam berlibur antara lain:
● Harga terjangkau dan hemat budget
● Perencanaan yang lebih praktis
● Sama-sama memberikan efek refreshing
● Tidak memakan waktu lebih banyak
Sudah beberapa tahun berlalu sejak pandemi melanda Indonesia dan menyebabkan keterbatasan ruang gerak untuk aktivitas sehari-hari, apa lagi berlibur. Membuat hampir sebagian besar masyarakat hanya melakukan kegiatan hariannya di sekitar rumah dengan jangka waktu yang panjang. Sehingga tak jarang kondisi ini memicu terjadinya gangguan pada kesehatan mental, seperti depresi dan stress. Kondisi ini tentunya dapat membuat Anda jadi burnout dan penurunan produktivitas serta motivasi dalam bekerja menjadi tidak stabil.
Sejatinya tubuh manusia dibuat untuk merespon stress yang berlangsung dengan jangka waktu pendek. Ketika stress yang dialami berlangsung lama, maka respon stress dapat berkulang kali sehingga memunculkan kondisi kronis dan memacu timbulnya gangguan kesehatan secara keseluruhan. Stress yang sudah memasuki tahap kronis menandakan kalau Anda lebih mudah terkena berbagai penyakit, contohnya sakit kepala dan gangguan lambung bahkan tekanan darah tinggi apabila dibiarkan bisa memicu terjadinya gangguan jantung dan stroke.
Nah, dibawah ini ada beberapa tanda Anda membutuhkan healing Staycation antara lain:
● Turunnya performa bekerja
● Gangguan tidur
● Mengkonsumsi obat atau alkohol untuk menghindari stress
● Frustasi
● Kurang motivasi
● Mudah sakit
● Gejala fisik seperti, sakit kepala atau sakit perut
● Tidak bisa fokus berkonsentrasi
● Perasan tidak ingin bekerja
● Perubahan pola makan
Jika dia rasa Anda memiliki ciri diatas, sekiranya trend Staycation dapat menjadi solusi Anda untuk menghilangkan rasa gelisah yang dipicu rutinitas harian yang tidak bisa ditebak.
Pentingnya Healing Staycation Untuk Kesehatan Mental
Berdasarkan penelitian dan hasil survey yang ada, kalau trend Staycation saat ini memiliki pengaruh besar terhadap kesehatan mental seseorang. Berikut dibawah ini beberapa alasan pentingnya melakukan healing Staycation saat Anda merasakan beberapa gejala di atas:
1. Meningkatkan kreativitas
2. Meminimalisir gejala kecemasan dan depresi
3. Meningkatkan kekuatan mental
4. Menenangkan pikiran dan menjadikan pikiran menjadi lebih jernih
5. Menurunkan stress
6. Waktu berkualitas bersama orang tersayang
7. Meningkatkan produktivitas
8. Beristirahat
Nah, jadi itulah beberapa alasan penting kenapa staycation sangat berperan penting dalam menjaga kesehatan mental seseorang. Walau kendati demikian, pastikan untuk tidak melakukannya secara berlebihan sehingga mengabaikan banyak aktivitas wajib dan keuangan Anda.
